Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia…..” (QS. Al Kahfi: 46).

Anak adalah karunia Allah SWT yang dititipkan kepada setiap orang tua. Orang tua mempunyai kewajiban untuk mendidik anak yang telah dititipkan sebagaimana disebutkan dalam QS At Tahrim ayat 6:

Wahai orang-orang yg beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…..”.

Ibarat selembar kertas putih yang siap ditulis, seorang anak mempunyai sifat-sifat dasar yang ada sejak awal penciptaannya yang siap untuk dibentuk di dalam lingkungannya. Orang tua mengarahkan, mengembangkan, dan mengkondisikan agar dapat berkembang dengan prinsip islami.

Kita mempunyai pedoman dalam mendidik anak-anak kita yakni Al-Qur’an sebagai dasar pendidikan anak.
Bagaimana praktek mendidik anak berdasarkan Al-Qur’an?
Apa saja penjelasan di dalam Al-Qur’an mengenai pendidikan anak ini?

Sahabat FAHIMA yang dirahmati Allah, marilah kita
dengarkan bersama dalam Taujih Online yang akan datang :

Tema : Pendidikan Anak dalam Al-Qur’an

Pembicara : Ustadzah Amiroh, Lc

Hari / Tanggal : Jum’at / 6 Maret 2009

Waktu : pukul 21.00 ~ 22.30 JST (19.00 ~ 20.30 WIB)

Tempat : http://radiotarbiyah.net/listen.pls

Untuk tanya jawab silahkan langsung ke id yahoo messenger : divisi_dakwah

Jazakumullah khairan katsiran

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bidang Dakwah Fahima

BismillahirRahmanirRaheem
In the Name of Allaah, The Most Gracious, The Most Kind

“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah” (Adz Dzariyaat 49)
“Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara”

(HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud)
“Mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku?Hari ini akan Ku-naungi mereka, di mana tidak ada naungan yang lain selain naungan-Ku.”

(HR. Muslim)


Assalamu’alaikum Warahmatullaah Wabarakaatuh


Alhamdulillaahirabb il ‘aalamiin, segala puji bagi Allah SWT yang telah menganugerahkan nikmat keimanan dan kesehatan kepada kita semua. Sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita Rasulullah SAW.

“Apa sih nikah itu??Apa aja tujuan dari pernikahan itu sendiri??Kapan sih waktu yang tepat untuk memutuskan menikah? Trus apa kita mesti prepare dulu? Apa aja yang musti disiapin ya? Ehmm….gimana ya cara milih calon pasangan kita?”

Klo mau jujur, beribu pertanyaan timbul secara sadar maupun tidak di benak kita. Thanks to Allah SWT, yang masih ngasih kita kesempatan untuk belajar sebelum jissai ni terjadi(menikah).

So, jangan lewatin kesempatan kita menimba ilmu, dalam acara Seminar Pra-nikah, “Let`s Get Married with Spirit” yang insyaAllah akan diadakan oleh FAHIMA bekerjasama dengan KAMMI Jepang.


Catat Waktunya…
Hari/Tanggal : Minggu, 1 maret 2009

Waktu: 10.00 – 16.30 JST
Tempat : Gekkohara Jyuku Senta (Akses terlampir di bawah)
Acara : Seminar dan Sharing Pengalaman Pernikahan Oleh Pasangan Bintang Tamu
Pemateri :
1. Ust. Jailani Abdul Salam Saso, Lc., Desa (setingkat Master) –> Tinjauan Syar`i Pernikahan
2. Yetti Dalimi M.Psi –> Persiapan Psikologi Menuju Pernikahan
3. dr. Mirna Hidayat –> Persiapan Pranikah dari aspek kesehatan

Patto mitara, seru kan_?! Banyak banget ilmu yang insyaAllah bisa kita dapet hanya dengan ngikutin acara ini…So, jangan bimbang dan ragu, insyaAllah gak rugi dateng acara ini.

“Ilmu adalah tujuan yang jauh, tidak diburu dengan panah, tidak bisa dilihat dalam tidur, tidak diwarisi oleh para paman, bisa diraih dengan membiasakan bergadang, banyak mengkaji, menyibukkan pikiran, terus-menerus berkelana dan menerjang bahaya.” Semoga bermanfaat dunia akhirat. Amiin..

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Epilog Jiwa:
Pasanganku, apa kabar?
Entah kau di mana…
Aku tak hendak melukis jasadmu,
Aku tak hendak mereka-reka, menebak-nebak tentangmu!
Sebab pasanganku…tahukah kau?
Aku mencintaimu sebelum mata ini memandang, sebelum telinga ini mendengar

Sebelum hal-hal fisik merusak semua ketulusanku atas siapapun kau!
Semoga kaulantunkan doa yang sama pada Pemilik kita
Dalam sujud-sujud panjangku, aku merayu-Nya
Menyelipkan doa semoga aku pantas mendampingimu

Entah…siapa kau, di mana saat ini adamu…namun…
Ada hormat, ada rindu, kepercayaan,
Yang memberiku selaksa energi tulus

Sungguh aku hanya ingin menjaga diriku, jiwaku
Mempersiapkannya…menempanya
Agar jika suatu saat DIA berkehendak, dan membuat skenario tentang kita,
Aku telah siap mendampingimu
Dan kita akan tapaki jalan kehidupan yang kita pilih dan kita cintai
Hingga hanya Allah akhir semua cita

Saigoni, naniyorimo, Allah SWT wa ichiban desu. Al-Quran no firman Allah no youni, “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”  (An-Nur 26)

NB:
1. Peserta diharapkan Mendaftarkan diri ke:
CP: Ikhwan: Syafril Bandara (080-3446-1873, Softbank)

                      email: syafril.bandara@gmail.Com
       Eviyanti (080-3432-7380, Softbank), email: oishikutekawaii@yahoo.Com

Nilam Bekti: (080-3387-1217, Softbank), email: nbekti@yahoo.Com
2. Dibuka pendaftaran untuk bazar.
Cp: Bainah Sari Dewi (090-6497-2403, Softbank)
      Indra Bramanti/Mba Anti (080-3520-1656, Softbank)

 

AKSES GEDUNG/TEMPAT:

http://www.city.meguro.tokyo.jp/shisetsu/shisetsu/juku_center/gekko/index.html
http://www.city.meguro.tokyo.jp/Gmaps/citymap_index.html?lat=35.64488174157931&lng=139.69322204589844&zoom=4&item=%E6%9C%88%E5%85%89%E5%8E%9F%E4%BD%8F%E5%8C%BA%E3%82%BB%E3%83%B3%E3%82%BF%E3%83%BC&ctgr=%E4%BD%8F%E5%8C%BA%E3%82%BB%E3%83%B3%E3%82%BF%E3%83%BC#map
Akses Jalan:

-          Dari shibuya Eki, naik bis no 71 menuju Senzoku Eki, turun di basutei Gekkohara shogakko mae
Dari basutei, jalan searah bus menuju belokan kiri pertama, ada restoran kecil di belokan itu dan parkiran mobil kecil, belok kiri, jalan kira2 20m akan bertemu gedungnya

-          Dari Senzoku Eki, naik bis no 71 menuju Shibuya, turun di basutei Gekkohara shogakko mae
Dari basutei, jalan berlawanan arah dgn bus, setelah melewati toko La-pizza, cari belokan kiri pertama yang ada restorannya dan parkiran mobil kecil, belok kiri, jalan kira2 20m akan bertemu gedungnya

Membeli Obat di Jepang….

Posted by: pelayananfahimain Bidang Pelayanan Masyarakat
11
Feb
dr. Flori Ratna Sari

Mencari obat di Indonesia jauh lebih gampang karena ada berbagai macam tempat yang menyediakan obat mulai dari apotik, toko obat, warung sampai supermarket. Tapi tidak demikian halnya di Jepang. Banyak kendala untuk membeli obat di Jepang mulai dari regulasi obat di Jepang yang termasuk ketat, susahnya mendapatkan obat sampai kendala tulisan. Setelah survey berjam-jam di Drug Tops, akhirnya bisa bernafas cukup lega karena ternyata ada cukup obat-obat bebas alias OTC (over the counter) yang tersedia sehingga bisa membuat apotik mini di rumah.

Di bawah ini istilah-istilah kedokteran dan kesehatan yang sering dipakai

kusuri :
obat
netsu : demam
kaze : common cold/flu
seki : batuk
geri : diare
nodo : tenggorokan
gasutaa : gaster/lambung
itai : nyeri
byouin : rumah sakit
isha : dokter
naika : dokter penyakit dalam
gekai : dokter bedah
shounika : dokter anak
jibika : dokter THT
haisha : dokter gigi
ganka : dokter mata
fujinka : dokter kebidanan kandungan
chiryou : terapi

Obat-obat bebas yang tersedia di toko obat :
atau acetaminophen (katakana : asetoaminofen) sering digunakan sebagai anti-nyeri atau anti-demam. Dapat ditoleransi tubuh, memiliki sedikit efek samping dan tersedia sebagai obat OTC (over the counter) sehingga tersedia bebas di pasaran. Berguna untuk menurunkan demam, menghilangkan sakit kepala dan menghilangkan nyeri-nyeri yang tidak terlalu serius. Dapat ditemukan di pasaran sebagai obat flu. Cara pakai sesuaikan dengan petunjuk dari kemasan obat.

Ibuprofen
(katakana :
ibupurofen) termasuk dalam golongan obat anti-nyeri non-steroid. Digunakan sebagai anti-nyeri yang melibatkan inflamasi, memiliki efek anti-platelet minimal. Dapat digunakan untuk menghilangkan nyeri karena arthritis, dismenore (nyeri haid) primer dan demam maupun sebagai anti nyeri umum. Cara pakai sesuaikan dengan petunjuk dari kemasan obat.

Obat-obatan di bawah ini sering digunakan secara bersamaan sebagai obat flu, obat batuk :
Chlorphenamine
atau chlorpheniramine (katakana : marein kerorefeniramin), biasa dipasarkan dengan nama CTM. Termasuk golongan anti-alergi. Digunakan untuk mengurangi gejala alergi seperti rhinitis alergi dan urtikaria. Memiliki efek sedatif (efek kantuk) kuat.
Diphenhydramine hydrochloride (katakana : difenhidoramin) termasuk dalam golongan anti-histamin. Dijual bebas di pasaran. Memiliki fungsi sebagai anti-histamin, anti-alergi, anti-muntah, sedatif (menimbulkan kantuk).
Bromhexine
(katakana : buromahekisin) berfungsi membantu mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan dahak karena sifatnya sebagai sekretolitik ( pengencer dahak). Biasanya disertakan dalam obat batuk.
Ephedrine (katakana: metire efedorin) termasuk golongan simpatomimetik. Digunakan luas sebagai dekongestan (pelega hidung).
Dihydrocodeine (katakana : dihidoro kodiin) merupakan golongan opioid analgesik. Digunakan sebagai anti-nyeri sesudah operasi dan antitusif (anti-batuk).

Obat-obat di bawah ini termasuk obat lambung :
Famotidine (
katakana : famotidin) termasuk golongan histamine (anti-reseptor H2). Berfungsi menghambat produksi asam lambung dan digunakan sebagai terapi ulkus peptikum dan refluks esofagus.
Buscopan®
(katakana : busukopan) tersedia sebagai obat paten. Berfungsi untuk menghilangkan nyeri karena kram perut.
Vitamin (
katakana : bitamin )

Tips pemakaian obat di rumah :
Sifat apotik mini di rumah hanyalah pertolongan pertama sehingga hanya dianjurkan untuk 1 – 2 hari pertama sakit. Jika belum sembuh hubungi dokter.
Ikuti dosis dan petunjuk yang tertera di kemasan tentang cara pakai
Simpan obat yang diberi oleh dokter dengan baik agar bisa dipakai kemudian hari kalau perlu tanya fungsi masing-masing obat (khusus anak-anak biasanya tertera dalam buku rekam medis).
Untuk anak-anak berhubung biaya berobatnya gratis kalau di Jepang lebih baik langsung saja bawa ke dokter.

Undangan Taujih online PSDM FAHIMA

Posted by: bidang psdmin Bidang PSDM
28
Jan

Assalamu alaikum wrwb
 
Sahabat Fahima,
Uang katanya bisa membuat orang bahagia namun juga sengsara.
Dunia-Akhirat
 
Bagaimana mencukupkan uang/rizki yang ada untuk memenuhi berbagai kebutuhan, dari konsumsi keseharian, menyekolahkan anak, pergi haji, membantu sesama, sampai berwaqaf untuk membangun rumah di Surga?

Bagaimana pula dengan peluang-peluang investasi dan bisnis saat ini yang tetap sesuai dengan syari’at Islam?

 
Mudah-mudahan bisa kita sama-sama temukan jawabannya pada acara Ahad ini.
 
Ya, menyambung postingan artikel PSDM-Fahima bulan Desember-Januari yang bertemakan Mengelola Keuangan Keluarga secara Cerdas, Bijak dan Islami, kami mengundang sahabat semua untuk mengikuti Kajian Online
 
  Tema : Cashflow/Arus Uang dan Rencana Investasi Keluarga Muslim
Hari/Tanggal  : Ahad, 1 Februari 2009
Pukul  : 20.30-22.30 JST (18.30-20.30 WIB)
Nara Sumber  : Ibu Sri Khurniatun, MM

Bagi yang ingin mendengarkan, klik www.radiotarbiyah.net/listen.pls
 untuk conference atau diskusi
 ymID : psdmfahima
 
Yuk, bersama PSDM-Fahima kita sama-sama bergiat menjadi lebih baik mengelola keuangan keluarga kita…
 
Wassalam,
PSDM-Fahima
 
PROFIL NARASUMBER

Sri  Khurniatun, RFA adalah konsultan Perencana Keuangan yang memberikan
layanan konsultasi pribadi, keluarga, serta bisnis kecil  yang ingin membuat
Rencana Keuangan berdasarkan pendekatan syariah.   Pendidikan terakhir yang
dijalaninya adalah Magister Manajemen  Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka,
Jakarta spesialisasi keuangan. Selain itu Sri yang juga berprofesi sebagai Dosen
di Universitas Nasional dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta  juga telah
menyesaikan pendidikan profesi Perencana Keuangan yang diadakan IARFC
(International Association Registerred Financial Consultant) ,  Asosiasi
Perencana Keuangan Internasional yang bermarkas di Ohio- AS.

Saat ini Sri sedang mencoba merintis usaha sendiri dibawah bendera Kurnia
Consulting  yang memberikan layanan jasa konsultasi keuangan pribadi, keluarga,
dan usaha kecil. Misi dari biro ini adalah memberikan solusi keuangan
komprehensif dengan pengelolaan harta agar berkah, berlimpah, dan bermanfaat.
Kasus-kasus keuangan yang ditanganinya antara lain rencana pendidikan anak,
pensiun, investasi, haji, zakat, waris, dll. .

Sri saat ini pernah dan sedang  menjadi pengasuh beberapa rubrik di media
antara lain :
1. Rubrik Konsultasi Keuangan Keluarga Tabloid Depok Pos
2. Rubrik Konsultasi Keuangan di Majalah Wirausaha dan Keuangan
3. Rubrik Konsultasi Finansial di portal bisnis dan niaga syariah www.niriah.com
4. Rubrik Konsultasi Keuangan di portal warnaislam.com

Sebagai pembicara Sri telah memberikan ceramah dan seminar topik perencanaan
keuangan syariah pada berbagai tempat baik di perusahaan, yayasan sosial, dan
pengajian/majelis taklim.

Sri dapat dihubungi di email :
kurnia_09@yahoo. com atau telp. 021-92519848.
Kumpulan tulisannya dapat dibaca di situs www.srikhurniatun. blogspot. com

Kumpulan Puisi Untuk Palestina

Posted by: administrasiin admin
11
Jan

Dari Member FAHIMA, untuk Palestina

1. Sekali Lagi, Gaza

Gaza, tak kan hangus oleh nafsumu hai Israel yang haus darah!
Gaza, tak kan pernah mati oleh kelicikanmu wahai laknatullah!
Bumi Palestina takkan surut menyeru!, mengguncang! memporak porandakanmu!
Bumi Islam tak kan habis mengikis semangat menggempurmu!

karna mereka adalah pilihan
sebab mereka adalah seruan…
Biarpun kemaren kau bangga bisa membunuh 230 mujahid
dan melukai 750 lainnya..
Tak kan ada artinya..
bagi mereka adalah surga
tetapi bagimu mati adalah akumulasi ketakutan.
Kebanggaan picisan yang kau propagandakan pada dunia!

Sekali lagi Gaza,
Sekali lagi Palestina!
Sekali lagi kukatakan ‘telah jelas yang haq dan yang bathil’

Kayla Sajida, 28 desember 2008

2. Maju, Palestina!

Mata terbelalak melihat aksi si Israel Keparat!
Telinga menjadi panas mendengar peluru arogansi itu berdesing.
Nafas tertahan sesaat menelaah berita Bumi Palestina yang bersimbah darah syuhada
Seolah gemuruh suara terdengar dari sana,” Jika Allah menitipkanku seribu nyawa, dan kuhembuskan nafas terakhirku satu persatu, takkan kulayangkan ia kecuali untuk syahid fisabiliLlah”

Walau kumengerti alasan saudaraku Mujahidin Palestina mempersembahkan nyawa
Meskipun aku tahu bau surga tercium di ranah Jihad Fii sabiliLlah
Aku pun yakin janji Allah selalu benar adanya

Tapi tetap hati ini tak rela jika pemuda-pemuda gagah kami itu hanya  bertelanjang dada
berbekal batu dan senapan usang di bahu
hati tersayat menyaksikan para umm tergopoh-gopoh mencari bayi mereka yang lapar tak pulang
diriku tak sudi para pemimpin di dunia hanya memberi salam keprihatinan saja.

Mana keadilan itu? Mana pembelaan itu?
…. Mana harga diri itu?

Ayooo maju!! Lawan si Israel keparat yang bengis itu! Cegah aksi menjijikan itu!
Walau secuil infaq dan seuntai doa, masihkah berat untuk bisa mencium bau surga?

Haitsu Apato, 3 Muharam 1430

Ike S

3. “Bush: Hamas attacks on Israel an ‘act of terror’”
“Bush offered no criticism of Israel, depicting the country’s air assaults as a response to the attacks on its people. (issued on yahoo top story. today, 3rd of January 2009)”
 
World, Wake Up!
 
What other words Bush could say to comment
the crucial sadness moments in Palestine..
My heart is trembling. .
The tears, no more sliding down my cheeks
I move, I do something by this humble words;
“World, open your heart please…
What justice is?
You really know about it, world..
World, wake up!”
……
Salam,
Rose - Yukuhashi

4. Bergerak, Tidak Mengeluh

sesak napasku tersengal-sengal, asma kumat lagi:(
tapi teringat dengan palestina ku, merana, duka
masihkah harus tidak bersyukur dengan segala karunia-Nya
Siapa lebih menderita dengan darah, bom, dan ketakutan tiap detiknya

Jangan mengeluh hanya karena segalanya tidak sesuai dengan harapanmu
Siapa yang menciptakan kondisi ini, dirimu sendiri.
Maka nikmatilah segala keadaan ini
sebelum semuanya menjadi lebih merana dan menduka seperti Palestina mu

Menjadi kuat lagi mengingat derita Palestina
Jangan lemah, ayo bangkit bantu mereka
kita satu tubuh, rasakanlah duka mereka
Lakukan apa yang kamu bisa

Jangan hanya mengeluhkan diri sendiri
Sedang dunia tidak selebar daun kelor
Tiada yang sempurna
Kesempurnaan adalah ketika kita telah berbuat untuk mereka

Nikmati rasa ini dalam-dalam
Nanti kamu akan merindukannya
Mari berbuat kebaikan untuk orang lain
Memberi manfaat walau hanya sekedar doa

Palestina tidak akan sendiri
Bila tiap-tiap kita merasakan dukanya dan bergerak
Sekeping saja dan sekelumit doa tulus dari kalbu
Semoga berjaya kembali Palestina kita. amiin
Bergerak tidak mengeluh, 03jan09

litadiny

5. Ada Apa Dengan ( Cinta ) Keluarga Kita?

Kita ibarat sebuah keluarga
Keluarga besar…Ya, sangat besar.
Di dalamnya ada banyak Ayah, Bapak, Babe, Bokap, Abi, Romo, Daddy, dan Papa
Ada banyak Ibu, Enyak, Emak, Umi, Bunda, Mami, dan Mama
Banyak
juga Uwa, Pa’de  Bude, Om Tante, Pa’le  Bule’, Ncing- Ncang juga ada.
Kakek Nenek, Opa Oma, Nini Aki, Eyang kakung dan Eyang Putri pun masih
ada
Apalagi anak-anak… tak terhitung jumlahnya.
Kita semua adalah saudara

Setiap anggota keluarga laki-laki dan perempuan punya fungsi dan peran
Bapak-bapak memimpin dan mendidik
Ibu-ibu mengasuh anak dan mengurus rumah tangga
Anak-anak mengikuti aturan dan mendapatkan perlindungan
Semua saling membantu dan bekerja sama
Semua menghormati yang tua dan mengasihi yang muda

Jika ada yang nakal, para orang tua segera bercermin, mengarahkan dengan arif
Tidak saling menyalahkan dan lari dari kenyataan
Jika ada yang berprestasi semua bersuka cita dan menjadikannya inspirasi
Tidak dengki apalagi menutup diri
Jika ada yang tersandung setiap orang menguatkan, dan menghibur
Tidak palingkan muka pura-pura tidak tahu
Jika ada yang berselisih ditunjuk wakil untuk menengahi secara adil
Tidak mengipas-ngipas api dan menyulutkan emosi

Kini satu anak sedang sakit, teramat sakit…
kondisi sekarat harus dibawa ke gawat darurat
Anak yang sholih dan berani, punya banyak potensi dan harapan
Kini Ia terkapar tak berdaya
Ia perlu tangan kekar dan bahu kokoh para Ayah untuk bersandar
Sangat menantikan belaian cinta dan perawatan para Ibu
Ia memintakan doa restu tiada henti kita semua untuk bisa bertahan
‘Bertahanlah anakku, Palestina… .’

Kita adalah keluarga besar
Satu jiwa dan satu
harapan
Untuk meraih kejayaan Islam kembali
dan Ridho Ilahi

Okayama, Muharam 1430 H
Ummu Hilma

Ps: Sudahkan Anda menolong Palestina kita??

NEGERI SYAHADAH

Posted by: administrasiin Bidang Sosial
4
Jan

Tatap ribuan pula jutaan pasang tertuju kesana,
Disatu titik yang menghimpun laksa nyanyian surga
Mewangi tak ada rupa
Hingga sekiranya terpana
Jiwa-jiwa yang tergores izzah syahadah

Dan kau..
telah membuka pintu-pintu
Di setiap hati perindu keabadian
Melangkah tegak, kidungkan kesyahidan

Derap itu kian merancak
Berbaris teratur, yang kian tak surut
Melaju, berhimpun, bergerak
melantakkan kekerdilan insan

Yah.. semua kini mulai beranjak
Tak cemaskan apa yang harus tertinggal
Karna Allah tlah bawa mereka ke sana
Negeri syahadah

KAYLA SAJIDA

untuk konfirmasi infaq palestin, silahkan kirim email ke shintalifa@yahoo.com atau alisyah@softbank.ne.jp

Bukan Sembarang Ayah

Posted by: sekumin Uncategorized
4
Jan

Tidak ada yang meragukan pentingnya peran ibu dalam pendidikan anak-anaknya, kasih sayang dan perhatian dari seorang Ibu mempunyai pengaruh yang besar pada kepribadian anak. Perhatian dan kasih sayang tersebut akan menimbulkan perasaan di terima dalam diri anak-anak dan membangkitkan rasa percaya diri di masa-masa pertumbuhan mereka.

 

Di lain pihak, bila kita membicarakan peran ayah dalam pendidikan seorang anak, timbul pendapat yang berbeda-beda dalam perspektif masyarakat kita, khususnya masyarakat muslim. Ada yang berpendapat bahwa pengasuhan dan pendidikan anak adalah peran utama seorang ibu, sementara ayah cukup memenuhi kebutuhan materi sang anak saja, dan menyibukkan diri dengan dunia kerja.

 

Ada juga yang cukup menyisihkan hari-hari liburnya untuk keluarga secara umum, meskipun tidak khusus menyediakan waktu untuk anak. Nah, sekarang, bagaimana pandangan Islam tentang peran ayah dalam pengasuhan anak ini? Dan bagaimana hasil-hasil penelitian mutakhir tentang bagaimana seharusnya peran seorang ayah dalam pendidikan anak?

 

Dalam Islam, peran mendidik anak bukan lah mutlak kewajiban seorang ibu, tetapi justeru dalam al-Qur’an banyak kisah-kisah yang menceritakan besarnya peran ayah dalam pendidikan anak. Salah satu contoh yang paling jelas adalah kisah Luqman yang sedang memberikan nasihat kepada anak-anaknya di surat Luqman (surat 31 ayat 13 dan seterusnya..).

 

Begitu juga kita bisa melihat sejarah nabi-nabi dan Rosul yang kental dengan kuatnya peran ayah dalam pendidikan mereka, seperti kisah nabi Sulaiman yang dididik oleh ayahnya, nabi Daud, khusus untuk menggantikan posisinya sebagai raja, atau Nabi Yusuf yang mendapatkan curahan kasih sayang dari Nabi Ya’kub sehingga sampai membuat iri saudara-saudaranya yang lain. Juga Rosulullah sendiri, yang meskipun ditinggal oleh ayahnya sejak dalam kandungan, tapi peran sang ayah ini tergantikan oleh kakek dan pamannya yang mengasuhnya di waktu beliau kecil dan sedikit banyak menyuburkan sifat-sifat kepemimpinan dan bakat dagang beliau setelah dewasa.

 

Tentu saja semua hal ini tidak terlepas dari tarbiyah Robbaniyyah (pendidikan langsung dari Allah) mengingat tugas-tugas mereka sebagai Nabi dan Rosul, namun dari kisah-kisah Nabi dan Rosul tersebut terlihat jelas peranan ayah dalam pendidikan putera-puteranya.

 

Di kalangan tokoh gerakan Islam, terdapat sosok Hasan Al-Banna yang menceritakan peran ayahnya dalam mendorong pengembangan potensi beliau (diantara pengaruh guru-gurunya yang lain) sehingga beliau bisa mendirikan gerakan Islam terbesar di abad ini. Seorang tokoh pergerakan Islam Indonesia, Buya Hamka, bahkan memiliki kenangan tersendiri tentang ayahnya, yang sekaligus juga gurunya, sampai-sampai beliau menuliskan buku khusus, yang berjudul : “ Ayahku: Riwayat Hidup Dr. H. Abd. Karim Amrullah dan Perjuangan Kaum Agama di Sumatera”.

 

Uniknya, dari semua kisah-kisah dalam Al-Qur’an, tidak ada satu pun yang khusus menyebutkan pengaruh peran ibu dalam kehidupannya secara detil melalui dialog-dialog antara ayah dan anak seperti pada kisah-kisah di atas, hatta pada nabi yang sejak kecil hanya di asuh oleh ibunya, seperti Nabi Isa dan Nabi Ismail. Begitu juga catatan tokoh-tokoh Islam terkemuka di atas, tidak terungkap peran ibu dalam mempengaruhi kepribadian mereka. Setahu penulis hanya hadis-hadist Rosulullah saja yang menegaskan pentingnya peran wanita dalam pendidikan anak-anaknya.

 

Hal ini dapat menunjukkan besarnya pengaruh peran ayah dalam perkembangan anak, bisa juga untuk menunjukkan bahwa dalam Islam, tidak ada batasan yang tegas antara peran ibu dan peran ayah dalam pendidikan anak, wallahu a’lam.Hal ini menarik untuk di kaji dan di teliti oleh para ahli agama dan psikologi abad ini.

 

Dalam penelitian-penelitian terakhir, membuktikan pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak-anaknya. John Gottman dan Joan De Claire dalam buku “Kiat-kiat Membesarkan Anak yang Memiliki Kecerdasan Emosional” mengungkapkan beberapa hasil penelitian tentang pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak-anaknya, khususnya dalam perkembangan emosional sang anak.

 

Beberapa penelitian membuktikan bahwa keterlibatan ayah dalam kehidupan perkembangan anak laki-laki menghasilkan kesuksesan dalam persahabatan dan prestasi akademis anak, sedangkan bagi anak perempuan, membuat anak cenderung tidak longgar dalam aktivitas seksual dan lebih bisa membangun hubungan yang sehat ketika dewasa.

 

Perbedaan cara pengasuhan ayah dan ibu saat kecil juga menimbulkan efek yang berbeda pada anak-anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Anak di usia lima bulan yang mengalami hubungan positif dengan ayah, membuat ia lebih nyaman dan lebih sedikit menangis ketika berada di antara orang dewasa yang asing baginya, dibanding anak yang tidak memiliki hubungan positif dengan sang ayah.

 

Dalam buku itu juga disebutkan, gaya pengasuhan ayah yang cenderung lebih pada permainan fisik seperti mengayun-ayun, mengangkat dan menggelitik menghasilkan roller coaster emosi yang menolong anak mempelajari emosi-emosi takut dan senang serta memperhatikan reaksi sang ayah ketika ia mengungkapkan perasaannya melalui jeritan dan tawanya. Anak juga belajar bagaimana menenangkan kembali emosinya di saat permainan tersebut selesai. Selain itu juga terungkap, anak-anak yang memiliki hubungan positif dan menyenangkan dengan sang ayah cenderung lebih populer dibandingkan anak-anak yang tidak memiliki hubungan tersebut.

 

Dari sumber-sumber di atas jelaslah pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak. Sayangnya, saat ini, hanya sedikit para ayah yang mau dan bersedia menyediakan waktunya khusus untuk pendidikan anak, terutama bagi para mahasiswa dan pekerja yang tinggal di Jepang, mungkin bisa dihitung berapa banyak waktu yang tersisa untuk pendidikan anak-anaknya. Kebanyakan peran tersebut berada di tangan para ibu yang punya lebih banyak waktu untuk berada di rumah dibandingkan dengan sang ayah.

 

Berikut ini ada beberapa saran bagi para ayah yang ingin terlibat dalam pendidikan anak-anaknya, yaitu:

1.      Bagi yang belum beristeri, peran utamanya adalah mencarikan calon ibu yang sholihah sebagai madrasah pertama untuk pendidikan anak-anaknya. Sedangkan bagi yang sudah menjalani bahtera rumah tangga,  perannya tentu menjadikan sang Isteri lebih sholihat dari waktu ke waktu agar mampu mendidik anak-anaknya sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

2.      Terlibat dalam perawatan anak sejak masa kehamilan. Hal ini penting untuk mengenal lebih dalam karakter dan kebiasaan yang di bawa oleh anak-anak sejak dini.

3.      Belajar untuk mengelola emosi untuk menghadapi tingkah laku anak. Sering kali sang ayah kesulitan menghadapi tingkah laku yang tidak terduga dari anak, misalnya suka berganti-ganti keinginan dalam satu waktu, atau tidak sabar ketika menginginkan sesuatu. Untuk kondisi seperti ini dibutuhkan pengelolaan emosi yang baik agar anak-anak tetap merasa nyaman berada bersama sang ayah.

4.      Menyediakan waktu yang cukup untuk memperhatikan kebutuhan-kebutuhan pribadi setiap anak. Setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda, dan untuk menguatkan hubungan antara ayah dengan anak, diperlukan waktu khusus untuk memenuhi kebutuhan setiap anak.

5.      Banyak beramal sholih yang bisa dijadikan contoh oleh anak dan bisa menjadi jaminan memperoleh syurga bagi ayah, ibu serta seluruh keturunannya.

 

Tentu saja tantangan terberat bagi ayah yang ingin terlibat dalam pendidikan anak-anaknya adalah bagaimana mempertahankan motivasi tersebut agar bisa tetap terlibat terus menerus dalam pendidikan anak-anak sampai mereka dewasa. Dan hal ini tidak boleh dikalahkan oleh kesibukan bekerja atau aktivitas lain baik di dalam rumah, maupun di luar rumah.

 

Semoga tulisan ini bisa menjadi pemicu bagi para ayah untuk lebih terlibat langsung dalam pendidikan anak-anaknya.

 

 

               

 

Sumber:

1.      Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya

2.      Ir. Muhammad Ibnu Abdul Hafidh Suwaid, Cara Nabi Mendidik Anak

3.      John Gottman dan Joan De Claire, Kiat-kiat Membesarkan Anak yang Memiliki Kecerdasan Emosional

4.      Al Imam As-Syahid Hasan Al-Banna, Memoar Hasan al-Banna

5.      Solichin Salam dkk, Kenang-kenangan 70 tahun Buya Hamka

 

 

Penerimaan Dana Qurban 1428H

Posted by: bendaharain Bidang Sosial
7
Dec

Assalaamu’alaykum warahmatullaah wabarakaatuuh

Alhamdulillaahi Rabbil ‘Aalammin. Segala puji bagi Allah yang tiada
henti melimpahkan rahmat dan anugrah-Nya pada kita semua. Shakawat
dan salam senantiasa kita sampaikan pada junjunan kita Nabu Besar
Muhammada Saw.

Sahabat Fahima yang dirahmati Allah Swt. Semoga semua dalam keadaan
genki, sehat wal’afiat di tengah musim dingin yang kadang memerlukan
penjagaan ektsra.

Akhir pekan ini kita sudah memasuki awal bulan Dzulhijah 1428H.
Seperti kita ketahui bulan Dzulhijah ini merupakan bulan ibadah
untuk berqurban.
InsyaAllah Fahima bekerjasama dengan Rumah Zakat Indonesia (RZI),
dan dengan lembaga lain yang dapat dipercaya (amanah,) akan
menyalurkan dana qurban dari sahabat fahima untuk bisa disalurkan
seoptimal mungkin bagi kemaslahatan umat di seluruh pelosok tanah
air.

Dana qurban ini mulai dibuka hari ini sampai dengan H+1 ( 9 Desember
2008). Pelaksanaan Qurban sendiri sampai dengan H+3 (11 Desember
2008) yang masih merupakan hari tasyrik, hari penyembelihan hewan
qurban.

Berikut harga hewan qurban yang ditawarkan:
1. Qurban Kambing, Rp 850.000/ekor (7800 yen)
2. Qurban Sapi; Rp 7.500.000/ekor (68.250yen/ekor, atau untuk
perorang: 9.750yen/org)

Transfer bisa dilakukan melalui rekening Bendahara Fahima:

an. Sri Yayu Indriyani Rochandi
Bank Pos.
No Rek. 10210- 70260271

Demikian Pemberitahuan dari kami.
Jazakumullaah khairaan katsiiraa

Mohon maaf atas keterlambatan pengumumannya.

an. Bid. Sosial Fahima

Sahabat…..
Pornografi dan pornoaksi sudah menyelimuti kehidupan kita.
Pornografi dan pornoaksi telah merusak fikir dan moral generasi bangsa.
Pornografi dan pornoaksi akan menghancurkan peradaban dunia

Akankah kita diam seribu basa?
Tetapkah kita berpangku tangan?
Melihat kondisi bangsa yang melemah kekuatan moralnya.

Terhadap hal ini, segenap anak bangsa ditantang untuk memilih dua pilihan.
Tetap mengusung pornografi atau menegakkan peradaban.
Lalu sejauh manakah peran serta media dan pemilik kebijakan?
Dan bagaimana pula Islam memandang hal tersebut?

Sahabat……..
Mari bersama kita kaji lebih mendalam tentang pentingnya UU Pornografi pada acara:
Taujih OnLine Fahima yang bertemakan:

Pornografi dan Peradaban
                                                      
Pembicara: Heru Sustyo
                                                  
Hari: Rabu, 26 November 2008
                        
Waktu: 20.30-22.30 JST/18.30-20.30 WIB
                                        
Tempat: http://www.radiotarbiyah.net/listen.pls

Untuk tanya jawab, silahkan add id : divisi_dakwah

4 Tahun Fahima

Posted by: in Biro Humas
13
Oct

Alhamdulillah, saat ini Fahima ( Forum Silaturahim Muslimah ) Jepang telah memasuki usianya yang keempat pada tanggal 8 Juni 2008.

Fahima selama 4 tahun ini berusaha memfasilitasi para anggotanya untuk bersilaturahim, berbagi ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat serta bekerjasama dalam hal kebaikan dan kesabaran melalui program-program nya.

Yang semuanya itu semoga dilakukan dalam rangka beribadah kepada Allah untuk mencari keridhaan-Nya.

Semoga melalui Fahima, potensi kaum perempuan bisa lebih berdaya sehingga nantinya bisa turut aktif dalam usaha-usaha perbaikan kondisi sosial masyarakat sebagai bentuk konstribusinya kepada keluarga, masyarakat dan negara.
 
Tidak ada gading yang tidak retak, tidak ada manusia yang sempurna.

Mohon maaf jika selama ini program-program yang dilaksanakan Fahima belum bisa memenuhi harapan anggota Fahima.

Semoga ditahun-tahun mendatang serta dikepengurusan selanjutnya program fahima untuk para anggotanya bisa lebih ditingkatkan lagi.

Terima kasih atas kebersamaan Sahabat Fahima selama 4 Tahun ini.